by

Johan Humardani dari Clemz Automotive Menghimbau Agar Tidak Sembarangan Ganti Lampu LED dan HID

 

Jakarta- “Bagi pemilik sepeda motor yang berniat untuk menggunakan variasi lampu HID atau LED sebaiknya jangan sembarangan. Pasalnya, salah-salah justru bisa bikin aki cepat tekor dan rusak.”Tukas Johan Humardani di Jakarta, Kamis (29/10)

Dijelaskan oleh Johan Humardani, sebaiknya lihat dulu sistem kelistrikan motor, apakah menggunakan AC atau DC.

“Lampu HID itu butuh listrik yang besar, jadi kalau masih sistem kelistrikan AC aki bakal cepat tekor. Sedangkan LED butuh listrik yang statis, dan sistem AC belum menghasilkan listrik yang statis jadi lampu akan cepat rusak walaupun aki tidak jebol,” jelas Johan saat berbincang dengan wartawan.

Lanjut pria ramah ini, biasanya sistem kelistrikan AC digunakan untuk motor produksi lama, atau yang masih menggunakan sistem pengabutan karburator. Sedangkan untuk motor injeksi atau produksi baru, sudah menggunakan sistem kelistrikan DC.

“Bisa juga ganti sistem kelistrikan AC ke DC, dengan mengganti magnet, kiprok, dan sepul. Kalau sudah begitu, dijamin aman kalau mau melakukan variasi lampu HID, LED, atau variasi aksesoris yang membutuhkan pasokan listrik yang besar,” tambahnya.

“Untuk mengubah sistem kelistrikan juga tidak boleh sembarangan, harus menggunakan part original. Begitu juga dengan penggantian kabel, harus mengikuti ukuran diameter kabel standar pabrikan. Hubungi kami untuk membeli berbagai macam Lampu Led Pro 7 melalui instagram kami: @clemz_automotive”pungkas Johan Humardani.

Laporan: Jalal

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed