Diresmikan Jokowi, Inilah Manfaat Nyata Jembatan Kretek 2 bagi Masyarakat

Sabtu, 3 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Kretek 2 yang ada di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, baru saja diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (02/06/2023). Jembatan sepanjang 2,7 kilometer yang membentang di atas Sungai Opak tersebut dinilai memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Ini manfaatnya sangat besar sekali untuk menyingkat waktu, untuk mengurangi pengeluaran bagi pengunjung, dan sebagainya sehingga masyarakat sangat apresiasi apa yang diprogramkan oleh pemerintah pusat lewat pemerintah daerah sekarang sudah terlaksana,” ujar Topo, Lurah Parangtritis, dalam keterangannya.

Topo pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Kretek 2 sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Topo juga menyebut jembatan tersebut sudah lama dinantikan kehadirannya oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapak Presiden, Pak (Menteri) PUPR, Pak Gubernur, Pak Bupati, semua pihak yang mendukung kegiatan ini sehingga sekarang menjadi kenyataan yang diidam-idamkan masyarakat bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Topo.

Manfaat turut dirasakan oleh Ida, seorang penjual sate koyor yang sehari-hari berdagang di sekitar kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Bantul. Menurut Ida, hasil usahanya meningkat sejak adanya Jembatan Kretek II.

“Manfaatnya banyak kita bisa ngasih peluang orang yang ekonominya menengah, bisa usaha di sana ramai alhamdulillah, pokoknya alhamdulillah bisa membantu warga, pokoknya terima kasih terima kasih Pak Jokowi,” ucap Ida.

Tidak hanya bagi para pedagang, manfaat Jembatan Kretek 2 juga dirasakan oleh warga bernama Dwi Atmanto. Ia mengaku jarak tempuh ke kawasan Parangtritis dan sekitarnya menjadi lebih cepat dan mudah dijangkau.

“Yang dulu harus muter jauh, sekarang tinggal kalau muter itu setengah jam lebih, sekarang seperempat jam sudah bisa mengakses pantai-pantai di selatan, termasuk Parangtritis dan pantai lainnya,” ujar Dwi.

Berita Terkait

UIN Jakarta Catat Sejarah, Kukuhkan Guru Besar AI Pertama di Lingkungan PTKIN
Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga
Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan
Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena
Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena
Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor
Pastikan Pendidikan Menjangkau Anak Kurang Mampu, Wapres Tinjau SRMA 41 Biak
Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:00 WIB

UIN Jakarta Catat Sejarah, Kukuhkan Guru Besar AI Pertama di Lingkungan PTKIN

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:41 WIB

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:38 WIB

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:33 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:44 WIB

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:41 WIB

Pastikan Pendidikan Menjangkau Anak Kurang Mampu, Wapres Tinjau SRMA 41 Biak

Senin, 12 Januari 2026 - 22:21 WIB

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:13 WIB

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Berita Terbaru