Hyundai Tingkatkan Pasokan IONIQ 5 Hingga 1.000 Unit Per Bulan

Jumat, 14 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan untuk meningkatkan pasokan IONIQ 5 menjadi hingga 1.000 unit per bulan sehingga konsumen bisa mendapatkan produk dengan waktu tunggu atau inden yang lebih singkat. 
  • Peningkatan pasokan IONIQ 5 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kebijakan pemerintah mengenai insentif pajak untuk kendaraan listrik, di mana konsumen bisa mendapatkan insentif potongan harga hingga 60–70 jutaan rupiah untuk IONIQ 5. 
  • HMID terus meningkatkan penyediaan produk guna memenuhi permintaan dan layanan untuk memberikan pengalaman worry-free bagi pelanggan kendaraan listrik, termasuk rencana ekspansi jaringan Charging Station di Indonesia.

Jakarta, 14 April 2023 – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan peningkatan pasokan IONIQ 5 menjadi hingga 1.000 unit per bulan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi waktu tunggu atau inden terhadap penyediaan produk sehingga konsumen yang melakukan pemesanan bisa mendapatkan model kendaraan listrik ini dengan lebih cepat. Hal ini pun sejalan dengan komitmen HMID dalam mengutamakan kepuasan dan kenyamanan pelanggan di setiap penyediaan produk dan layanan.

Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan, “Dalam beberapa waktu terakhir, IONIQ 5 terus menjadi model kendaraan Hyundai yang mendapat animo tinggi dari konsumen. Maka dari itu, untuk menjawab permintaan pasar dengan lebih baik, HMID akan menyuplai lebih banyak unit IONIQ 5 yang telah menjadi salah satu kendaraan listrik paling populer di Indonesia saat ini. HMID pun mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaan dan respons luar biasa terhadap lini kendaraan Hyundai. Ini menjadi motivasi lebih bagi kami untuk terus meningkatkan penyediaan produk dan layanan agar kami dapat menjawab kebutuhan konsumen dengan lebih baik.”

Peningkatan pasokan IONIQ 5 juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah mengenai pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan listrik. Adapun HMID berkomitmen untuk mendukung skema insentif pajak dari pemerintah, di mana konsumen akan mendapat keringanan PPN dari yang sebelumnya 11% menjadi 1%. Dalam hal ini, konsumen bisa mendapatkan insentif sebesar 60–70 jutaan rupiah di setiap pembelian IONIQ 5 tergantung dari varian yang dipilih.

Saat ini, HMID telah memberikan arahan kepada seluruh perwakilan dealer Hyundai agar dapat menerapkan pemberlakuan insentif secara tepat dan menyeluruh di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memastikan konsumen bisa menikmati manfaat dari implementasi insentif pajak yang berlaku secara utuh.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang terus memajukan ekosistem kendaraan listrik/electric vehicle (EV) secara berkelanjutan. Dengan kesamaan visi pemerintah dan Hyundai dalam mendorong era elektrifikasi di industri otomotif Indonesia, Hyundai siap mendukung implementasi kebijakan insentif pajak yang diharapkan dapat menciptakan dampak positif luas terhadap kemajuan industri, termasuk memberikan nilai tambah bagi konsumen. Hal ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk terus memberikan solusi mobilitas terbarukan bagi konsumen melalui ekosistem EV Hyundai yang andal,” kata Cha menambahkan.

Peran Hyundai dalam Mendorong Kemajuan Ekosistem EV di Indonesia

Dari waktu ke waktu, Hyundai konsisten untuk berkontribusi nyata dalam memajukan ekosistem EV di Tanah Air demi mendekatkan mobilitas terbarukan dari kendaraan listrik ke konsumen luas. Hal tersebut salah satunya dilakukan dengan melakukan perluasan jaringan EV charging station yang kini sudah menjangkau lebih dari 200 titik di seluruh Indonesia. HMID pun belum lama ini telah meluncurkan fasilitas Ultra Fast Charging Station tercepat pertama di Indonesia yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta. Ke depan, Hyundai juga berencana untuk mengekspansi jaringan Charging Station yang lebih luas ke seluruh Indonesia.

Peran aktif Hyundai dalam mendorong pertumbuhan ekosistem EV di Indonesia juga dilakukan dengan memfokuskan kegiatan produksinya di Tanah Air, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kapabilitas industri komponen otomotif dalam negeri. Saat ini, Hyundai memproduksi kendaraan listrik IONIQ 5 secara lokal di pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di CIkarang, Jawa Barat. Hyundai juga akan menghadirkan pabrik battery cell dan battery pack di Tanah Air, di mana kedua pabrik tersebut direncanakan untuk mulai beroperasi pada 2024 mendatang.

Untuk memberi pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang worry-free bagi konsumen, Hyundai juga telah menyiapkan layanan after sales yang dapat diandalkan di berbagai situasi berkendara. Dengan layanan Mobile Charging yang tersedia di berbagai kota di Indonesia, pengguna bisa mengisi daya kendaraannya saat kondisi darurat tanpa perlu khawatir. Selain itu, HMID juga memberikan garansi dasar 3 tahun atau hingga mencapai 100.000 km dan garansi baterai selama 8 tahun atau hingga mencapai 160.000 km. Jaringan bengkel Hyundai pun didukung dengan teknisi tersertifikasi dan perangkat khusus untuk penanganan kendaraan listrik demi memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi HMID di hyundai.com/id/id, atau melalui berbagai kanal media sosial, yaitu Instagram HyundaiMotorIndonesia, YouTube Hyundai Motors Indonesia, Facebook Hyundai Motors Indonesia, dan Twitter @HyundaiMotorID.

Berita Terkait

Jokowi Buka SPBE Summit 2024 dan Luncurkan GovTech Indonesia
Jokowi Berbagi Sembako dengan Warga Yogyakarta
Jokowi Ajak Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah Berkeliling Malioboro Naik Andong
10 Proyek PSN Sektor Transportasi Terus Dikebut Pemerintah
Pemerintah Bentuk Satgas Judi Online, Rekening Terafiliasi Bakal Diblokir
BPKP Berhasil Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun
Kemenhub Temukan Puluhan Bus Pariwisata Tak Berizin
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tewas, Menlu Retno Ucapkan Belasungkawa

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 15:23 WIB

Jokowi Buka SPBE Summit 2024 dan Luncurkan GovTech Indonesia

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:29 WIB

Jokowi Berbagi Sembako dengan Warga Yogyakarta

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:28 WIB

Jokowi Ajak Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah Berkeliling Malioboro Naik Andong

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:27 WIB

10 Proyek PSN Sektor Transportasi Terus Dikebut Pemerintah

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:26 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Judi Online, Rekening Terafiliasi Bakal Diblokir

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:24 WIB

BPKP Berhasil Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun

Jumat, 24 Mei 2024 - 23:25 WIB

Kemenhub Temukan Puluhan Bus Pariwisata Tak Berizin

Senin, 20 Mei 2024 - 18:13 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi Tewas, Menlu Retno Ucapkan Belasungkawa

Berita Terbaru

Bisnis

Tips Mabar Sejago RRQ Pro Player dengan Galaxy A35 5G

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:53 WIB

Sumatera Selatan

Survei Pilkada Sumsel, Mawardi Yahya-Anita Noeringhati Hanya 12,1 Persen

Selasa, 28 Mei 2024 - 13:51 WIB