Ini Alasan Kemenag Usulkan Kenaikan Ongkos Haji Rp69 juta

Sabtu, 21 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief menyatakan usulan kenaikan biaya haji 2023 per jemaah Rp69 juta bertujuan agar nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tak habis. Ia mengatakan nilai manfaat merupakan hak seluruh jemaah haji Indonesia.

“Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar nilai manfaat yang menjadi hak seluruh jemaah haji Indonesia, termasuk yang masih mengantre keberangkatan, tidak tergerus habis,” kata Hilman dalam keterangannya, Sabtu (21/1).

Menurut Hilman, masih ada lebih dari 5 juta calon jemaah yang menunggu antrean berangkat ke Tanah Suci. Nilai manfaat bersumber dari hasil pengelolaan dana haji yang dilakukan BPKH.

Hilman juga mengakui usulan kenaikan haji tahun ini yang terlampau tinggi sebagai kebijakan tak populer. Ia mengklaim usulan itu diambil demi melindungi hak nilai manfaat seluruh jemaah haji dan menjaga keberlanjutannya.

“Mungkin usulan ini tidak populer, tapi Gus Men [Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas] lakukan demi melindungi hak nilai manfaat seluruh jemaah haji sekaligus menjaga keberlanjutannya,” kata Hilman.

Karena itu, pemerintah mengubah skema pembiayaan haji menjadi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang dibebankan kepada jemaah sebesar 70 persen dan dari nilai manfaat sebesar 30 persen.

Hilman menjelaskan pemanfaatan dana nilai manfaat sejak 2010 sampai dengan 2022 terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2010 misalnya, nilai manfaat dari hasil pengelolaan dana setoran awal yang diberikan ke jemaah hanya Rp4,45 juta. Sementara Bipih yang harus dibayar jemaah sebesar Rp30,05 juta. Komposisi nilai manfaat hanya 13 persen, sementara Bipih 87 persen.

Dalam perkembangan selanjutnya, komposisi nilai manfaat terus membesar menjadi 19 persen pada penyelenggaraan haji tahun 2011 dan 2012, 25 persen (haji tahun 2013), 32 persen (haji tahun 2014), 39 persen (haji tahun 2015), 42 persen (haji tahun 2016), 44 persen (haji tahun 2017), dan 49 persen (haji tahun 2018 dan 2019).

Terlebih lagi, otoritas Arab Saudi menaikkan layanan biaya masyair secara signifikan jelang dimulainya operasional haji 2022 (jemaah sudah melakukan pelunasan). Penggunaan dan nilai manfaat naik hingga 59 persen.

“Kondisi ini sudah tidak normal dan harus disikapi dengan bijak,” jelasnya.

Melihat persoalan itu, Hilman menegaskan nilai manfaat harus digunakan secara berkeadilan guna menjaga keberlanjutan. Kinerja BPKH juga masih belum optimal sehingga belum dapat menghasilkan nilai manfaat ideal.

Jika pengelolaan BPKH tidak kunjung optimal serta komposisi Bipih dan nilai manfaat masih tidak proporsional, menurut dia, maka nilai manfaat akan terus tergerus dan tidak menutup kemungkinan akan habis pada 2027.

“Jika komposisi Bipih (41 persen) dan nilai manfaat (59 persen), dipertahankan, diperkirakan nilai manfaat habis pada 2027 sehingga jemaah 2028 harus bayar full 100 persen. Padahal mereka juga berhak atas nilai manfaat simpanan setoran awalnya yang sudah lebih 10 tahun,” katanya.

Berita Terkait

Pesepeda Apresiasi Kapolri dan Kakorlantas Gelar Balap Sepeda Zebra Bhayangkara 2024: Ingin Event Ada Setiap Tahun
Sosok Polisi Tapal Batas dan Pedalaman “Hoegeng Awards 2024”, Bripka Septinus Arui Raih Penghargaan
Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol
Kasespim Polri Ajak Moralitas Jenderal Hoegeng Jadi Teladan dalam Melayani Masyarakat
Inilah Pesan Kapolri dan Panglima TNI kepada Capaja TNI-Polri
Kominfo Blokir Akun Medsos Influencer Saham Ahmad Rafif
Jokowi Terima Laporan Hasil Pemeriksaan atas LHP LKPP Tahun Anggaran 2023
Kemenag RI: Sannipata Nusantara Waisak Sarana Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:17 WIB

Sosok Polisi Tapal Batas dan Pedalaman “Hoegeng Awards 2024”, Bripka Septinus Arui Raih Penghargaan

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:02 WIB

Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:09 WIB

Kasespim Polri Ajak Moralitas Jenderal Hoegeng Jadi Teladan dalam Melayani Masyarakat

Rabu, 10 Juli 2024 - 17:06 WIB

Inilah Pesan Kapolri dan Panglima TNI kepada Capaja TNI-Polri

Selasa, 9 Juli 2024 - 21:29 WIB

Kominfo Blokir Akun Medsos Influencer Saham Ahmad Rafif

Senin, 8 Juli 2024 - 15:35 WIB

Jokowi Terima Laporan Hasil Pemeriksaan atas LHP LKPP Tahun Anggaran 2023

Senin, 8 Juli 2024 - 13:08 WIB

Kemenag RI: Sannipata Nusantara Waisak Sarana Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:38 WIB

Kapolri Tekankan Pentingnya Sinergitas Demi Suksesnya Pilkada Serentak

Berita Terbaru