Jokowi Terima Pansel Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

Rabu, 31 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa (30/05/2023), di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam keterangannya, Menteri Keuangan (Menkeu) sekaligus Ketua Panitia Seleksi, Sri Mulyani mengatakan bahwa pansel menghadap Presiden untuk melaporkan hasil seleksi calon anggota Dewan Komisioner OJK untuk dua jabatan baru sesuai undang-undang.

“Hari ini saya bersama dengan seluruh panitia seleksi untuk pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa keuangan dimana dua anggota dibentuk berdasarkan mandat dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai pengembangan dan penguatan sektor keuangan,” ujar Sri Mulyani.

Adapun dua jabatan baru pada Dewan Komisioner OJK yakni:
1. Kepala eksekutif (KE) pengawas lembaga pembiayaan perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya merangkap anggota DK OJK; dan
2. Kepala eksekutif (KE) pengawas inovasi teknologi sektor keuangan, aset keuangan digital dan aset kripto sekaligus merangkap anggota DK OJK.

Menkeu menjelaMIan bahwa proses seleksi telah berjalan sejak tanggal 29 Maret 2023 lalu yang dimulai dengan pembukaan pendaftaran calon secara terbuka. Dari 1.345 orang yang mendaftar, sebanyak 118 orang memenuhi persyaratan untuk mengikuti serangkaian tahapan seleksi hingga terpilih delapan orang calon untuk mengikuti seleksi akhir yaitu wawancara.

“Kemudian seleksi tahap keempat yang terakhir dari delapan orang kami memilih dan merekomendasikan enam nama kepada Bapak Presiden,” jelasnya.

Keenam nama calon yang direkomendasikan oleh pansel kepada Presiden yaitu Agusman, Adi Budiarso, Budi Santoso, Hasan Fawzi, Erwin Haryono, dan Mardianto Eddiwan Danusaputro. Selanjutnya, menurut Sri Mulyani, Presiden akan memilih empat nama yang diserahkan kepada DPR untuk dilakukan fit and proper test dalam jangka waktu maksimal 45 hari.

“Diharapkan kedua kepala eksekutif OJK ini akan bisa dipilih dan kemudian dilantik pada tanggal 11 Agustus 2023,” kata Sri Mulyani.

Berita Terkait

Buka Mukernas Tahun 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta Alkhairaat Teguhkan Nilai Kebangsaan di Masyarakat
Transit di Auckland, Wapres KH Ma’ruf Amin Lanjutkan Perjalanan ke Wellington
Lanjutkan Diplomasi Halal ke Masyarakat Dunia, Wapres KH Ma’ruf Amin Kunjungi Selandia Baru
Bertemu AHY, Wapres KH Ma’ruf Amin Pesankan Kesinambungan Program yang Berpihak pada Rakyat Kecil
Mohon Wejangan Mengenai Pertanahan dan Tata Ruang, AHY Temui Wapres KH Ma’ruf Amin
Masyarakat Diajak Memantau Rekapitulasi Penghitungan Suara
Wapres KH Ma’ruf Amin Harapkan Alkhairaat Bangun Pusat Peradaban Islam di Wilayah Timur Indonesia
Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan 6,5 persen di 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta K/L Terkait Optimalkan Program dan Anggaran

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:15 WIB

Buka Mukernas Tahun 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta Alkhairaat Teguhkan Nilai Kebangsaan di Masyarakat

Senin, 26 Februari 2024 - 11:35 WIB

Transit di Auckland, Wapres KH Ma’ruf Amin Lanjutkan Perjalanan ke Wellington

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:56 WIB

Bertemu AHY, Wapres KH Ma’ruf Amin Pesankan Kesinambungan Program yang Berpihak pada Rakyat Kecil

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:15 WIB

Mohon Wejangan Mengenai Pertanahan dan Tata Ruang, AHY Temui Wapres KH Ma’ruf Amin

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:35 WIB

Masyarakat Diajak Memantau Rekapitulasi Penghitungan Suara

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:25 WIB

Wapres KH Ma’ruf Amin Harapkan Alkhairaat Bangun Pusat Peradaban Islam di Wilayah Timur Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:20 WIB

Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan 6,5 persen di 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta K/L Terkait Optimalkan Program dan Anggaran

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:20 WIB

Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan 7,5 persen di 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta K/L Terkait Optimalkan Program dan Anggaran

Berita Terbaru