Kemenag RI: Sannipata Nusantara Waisak Sarana Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Agama mengapresiasi umat Buddha Indonesia yang telah melaksanakan Sannipata Nusantara Waisak 2024. Sebab, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menggugah kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa melalui kesadaran akan keberagaman.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki saat memberikan sambutan pada pertemuan akbar umat Buddha Sannipata Nusantara Waisak 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Pagedangan, Sabtu (6/7/2024).

Saiful Rahmat Dasuki, mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, adat istiadat, budaya, bahasa, dan agama yang berbeda-beda yang harus dimaknai sebagai kekayaan keragaman. Begitu juga umat Buddha dengan beragam tata cara ritual, upacara, dan tradisi. Namun semua memiliki tujuan yang sama yaitu meluhurkan ajaran Buddha: “Tidak berbuat jahat, senantiasa menambah kebajikan, serta menyucikan hati dan pikiran” sebagai bhakti dan puja kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita semua menyadari dan merasakan bahwa kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo, Indonesia mengalami kemajuan luar biasa bukan hanya dari segi pembangunan infrastruktur tetapi juga dalam pembangunan mental spiritual,” kata Saiful Rahmat Dasuki.

“Salah satu bukti nyata pembangunan spiritual yang monumental adalah pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan satu-satunya destinasi super prioritas yang mengangkat nilai-nilai spiritual sebagai spirit destinasi wisata peziarah domestik maupun internasional,” sambung Saiful Rahmat Dasuki.

Saiful Rahmat Dasuki menyampaikan bahwa Kementerian Agama telah menyusun Grand Desain Pemanfaatan Candi Borobudur untuk kepentingan Agama terkait dengan kunjungan Dharmayatra atau kunjungan ziarah (pilgrimage) ke Candi Borobudur. Hal ini untuk membangkitkan kembali aura Candi Borobudur utamanya sebagai pusat spiritual, untuk kepentingan pendidikan, penelitian, pariwisata dan budaya. Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia yang berada di Indonesia harus dijaga dengan sebaik-baiknya dan pemanfaatannya tanpa mengganggu kelestariannya.

“Umat Buddha Indonesia melalui Kementerian Agama memprakarsai dipasangnya Chatra stupa induk Candi Borobudur. Inisiatif pemasangan Chatra Borobudur telah mendapat persetujuan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) semester I Tahun 2023. Pemasangat Chatra ini diharapkan dapat menjadi energi positif dan bertambahnya kesakralan Candi Borobudur serta dapat meningkatkan motivasi bukan hanya bagi umat Buddha Indonesia dan dunia tetapi juga bagi semua pihak yang memiliki keyakinan kuat akan nilai spiritual Candi Agung Borobudur, untuk berkunjung dan berziarah,” jelas Saiful Rahmat Dasuki.

Selain itu, Saiful Rahmat Dasuki menyampaikan kabar baik sekaligus memberikan SK perubahan Sekolah Tinggi Agama Buddha menjadi Institut Agama Buddha Nalanda di Jakarta. Peningkatan status lembaga Pendidikan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh umat Buddha untuk mengkaji ajaran agama Buddha dan ilmu-ilmu lainnya lebih luas dan dalam.

“Ke depan kita juga ingin merevitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai tempat layanan semua agama, terutama dalam hal pencatatan perkawinan. Revitalisasi Kantor Urusan Agama merupakan amanat UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang akan dilakukan dengan hati-hati dan cermat agar sesuai dengan tugas dan fungsinya serta tidak mengurangi peran lembaga dan majelis keagamaan dalam memberikan layanan kepada umat masing-masing,” tegas Saiful Rahmat Dasuki.

 

Dirjen Bimaa Buddha, Supriyadi menyampaikan bahwa acara Sannipata Nusantara Waisak 2024 ini mengusung tema ‘Kesadaran keberagaman jalan hidup luhur, harmonis dan bahagia’. Selama ini umat Buddha dalam merayakan Waisak dimulai dengan ritual keagamaan, perayaan dan peringatan.

“Saat ini kami mencoba menggali beberapa kitab suci agama buddha. Sannipata Nusantara Waisak 2024 ini menjadi pertemuan agung, dengan kesadaran yang tinggi kita bisa semakin terampil. Tema ini harus terus digelorakan, kita menyadari betul dengan keberagaman umat Buddha, terbentuk lembaga keagamaan yang berbeda-beda,” kata Supriyadi.

Supriyadi menyampaikan bahwa Sannipata ini bermakna pertemuan agung umat Buddha Indonesia di Bulan Waisak atas dasar kesadaran dari kondisi-kondisi baik yang diharapkan juga menjadi sarana meningkatkan pengertian, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur ajaran Buddha serta memperteguh sikap, perilaku dan cara pandang kehidupan beragama yang lebih moderat.

Sementara, Bhante Pannavaro Mahathera yang hadir untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian kepada umat Buddha menjelaMIan bahwa keragaman dan perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah sebuah kenyataan dan kewajaran. Atas kesadaran ini, sudah seharusnya perbedaan itu justru menjadi kekuatan yang perlu terus dijaga bersama sampai kapan pun.

“Kita tidak mungkin memungkiri dan menghindar dari perbedaan. Untuk itu keberagaman ini harus dijaga dengan baik. Jika tidak, maka akan menyebabkan kehancuran. Dan yang lebih penting untuk menjaga persatuan bangsa itu butuh ketulusan hati untuk menerima perbedaan dan keberagaman,” kata Bhante Pannavaro.

Bhante Pannavaro juga menjelaMIan bahwa masyarakat Indonesia perlu bersyukur karena memiliki semboyan bangsa yang kuat, yakni Bhinneka Tunggal Ika. Semboyan inilah yang terbukti mampu mengikat kuat persatuan bangsa hingga kini. Bahkan semboyan yang ditulis oleh Mpu Tantular dalam Kitab Sutasoma ini diapresiasi dunia seperti yang pernah disampaikan oleh Sekjen PBB Antonio Guterres.

“Untuk itu perbedaan harus dijaga karena bisa menciptakan keharmonisan dan kekuatan yang dahsyat untuk kebangsaan,” tegas Bhante Pannavaro.

Tampak hadir, para Bikhhu Sangha, Staff Khusus, Staff Ahli dan Tenaga Ahli Menteri Agama, Pembimas Buddha se Indonesia, para Duta Besar perwakilan negara sahabat, perwakilan anggota DPR, dan undangan lainnya.

Berita Terkait

Wapres KH Ma’ruf Amin Maknai Hijrah Kekinian, Bukan Kepindahan Fisik Tapi Pemikiran, Sikap, dan Tindakan
Pesepeda Apresiasi Kapolri dan Kakorlantas Gelar Balap Sepeda Zebra Bhayangkara 2024: Ingin Event Ada Setiap Tahun
Sosok Polisi Tapal Batas dan Pedalaman “Hoegeng Awards 2024”, Bripka Septinus Arui Raih Penghargaan
Hadiri Pertemuan FIATA RAP Meeting, Wapres KH Ma’ruf Amin Paparkan Potensi Industri Logistik di Asia Pasifik dalam Perdagangan Global
Beri Pembekalan kepada Capaja TNI-Polri 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Tekankan Keamanan Jelang Pilkada
Kawal Visi Indonesia Emas 2045, Wapres KH Ma’ruf Amin Sampaikan Tiga Pesan Strategis kepada Capaja TNI-Polri
Ancaman Terhadap Negara Semakin Kompleks, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta Aparat TNI-Polri ‘Melek’ Teknologi
Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:20 WIB

Wapres KH Ma’ruf Amin Maknai Hijrah Kekinian, Bukan Kepindahan Fisik Tapi Pemikiran, Sikap, dan Tindakan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:17 WIB

Sosok Polisi Tapal Batas dan Pedalaman “Hoegeng Awards 2024”, Bripka Septinus Arui Raih Penghargaan

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:01 WIB

Hadiri Pertemuan FIATA RAP Meeting, Wapres KH Ma’ruf Amin Paparkan Potensi Industri Logistik di Asia Pasifik dalam Perdagangan Global

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:59 WIB

Beri Pembekalan kepada Capaja TNI-Polri 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Tekankan Keamanan Jelang Pilkada

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:45 WIB

Kawal Visi Indonesia Emas 2045, Wapres KH Ma’ruf Amin Sampaikan Tiga Pesan Strategis kepada Capaja TNI-Polri

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:01 WIB

Ancaman Terhadap Negara Semakin Kompleks, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta Aparat TNI-Polri ‘Melek’ Teknologi

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:02 WIB

Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:45 WIB

Tingkatkan Kerjasama Pendidikan, Indonesia dan Al-Azhar Siapkan Generasi Penerus Islam Wasathiyyah

Berita Terbaru