Lawan Hoaks, Benyamin Davnie: Kita Harus Bergandeng Tangan

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan menangkal hoaks dan hasutan kebencian ini menjadi sangat penting. 50 peserta ini harapannya menjadi 100, 200, 1000 orang yang bekerja di lapangan yang melawan berita bohong dan narasi negatif. Demikian disampaikan Benyamin Davnie, Walikota Tangerang Selatan, dalam sambutannya pada lokalatih “Membangun Narasi Positif untuk Menangkal Hoaks dan Hasutan Kebencian di Tangerang Selatan” di Wisma Syahida Inn, UIN Jakarta, padaRabu (12/7/2023).

Benyamin Davnie berharap masyarakat Indonesia, khususnya warga Tangerang Selatan, tidak mudah terbawa model algoritma media sosial yang menyajikan narasi negatif. Narasi positif yang mempersatukan warga semakin terkalahkan jumlahnya dibanding narasi negatif. “Kita tidak mau kejadian di Perancis yang baru-baru ini kejadian di Indonesia. Kita harus bergandeng tangan lawan hoaks,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Indonesia sebentar lagi akan menyelenggarakan pesta demokrasi tinggal beberapa bulan lagi. “Kita semua harus mengendalikan narasi di masyarakat agar didominasi narasi positif. Saya harap keterampilan menangkal hoaks ini bisa dilatihkan ke staf kelurahan dan anak-anak sekolah,” ucap Benyamin.

Sementara itu, Profesor Alimunhanif, Wakil Rektor UIN Jakarta dalam sambutannya menyatakan bahwa polarisasi politik mengancam masyarakat Indonesia. Polarisasi politik ini dipicu oleh hoaks yang dikemas sedemikian rupa. “Kalau tidak dilawan, kepercayaan publik dan sentimen kebudayaan di masyarakat semakin rusak,” ucapnya.

Atas dasar itu, PUSAD Paramadina berkolaborasi dengan Pemkot Tangerang Selatan, Bawaslu Tangerang Selatan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tangsel, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta, dan Mafindo untuk melawan hoaks dan hasutan kebencian di masyarakat.

Ihsan Ali-Fauzi, direktur PUSAD Paramadina, menyampaikan bahwa melawan hoaks dan hasutan kebencian ini tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. “Tanpa kolaborasi, kita akan kelelahan sendiri. Sementara, hampir semua lembaga juga memiliki keprihatinan yang sama akan bahaya hoaks dan hasutan kebencian,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Pesepeda Apresiasi Kapolri dan Kakorlantas Gelar Balap Sepeda Zebra Bhayangkara 2024: Ingin Event Ada Setiap Tahun
Sosok Polisi Tapal Batas dan Pedalaman “Hoegeng Awards 2024”, Bripka Septinus Arui Raih Penghargaan
Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol
Kasespim Polri Ajak Moralitas Jenderal Hoegeng Jadi Teladan dalam Melayani Masyarakat
Inilah Pesan Kapolri dan Panglima TNI kepada Capaja TNI-Polri
Kominfo Blokir Akun Medsos Influencer Saham Ahmad Rafif
Jokowi Terima Laporan Hasil Pemeriksaan atas LHP LKPP Tahun Anggaran 2023
Kemenag RI: Sannipata Nusantara Waisak Sarana Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:17 WIB

Sosok Polisi Tapal Batas dan Pedalaman “Hoegeng Awards 2024”, Bripka Septinus Arui Raih Penghargaan

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:02 WIB

Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:09 WIB

Kasespim Polri Ajak Moralitas Jenderal Hoegeng Jadi Teladan dalam Melayani Masyarakat

Rabu, 10 Juli 2024 - 17:06 WIB

Inilah Pesan Kapolri dan Panglima TNI kepada Capaja TNI-Polri

Selasa, 9 Juli 2024 - 21:29 WIB

Kominfo Blokir Akun Medsos Influencer Saham Ahmad Rafif

Senin, 8 Juli 2024 - 15:35 WIB

Jokowi Terima Laporan Hasil Pemeriksaan atas LHP LKPP Tahun Anggaran 2023

Senin, 8 Juli 2024 - 13:08 WIB

Kemenag RI: Sannipata Nusantara Waisak Sarana Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:38 WIB

Kapolri Tekankan Pentingnya Sinergitas Demi Suksesnya Pilkada Serentak

Berita Terbaru